MINAHASA UTARA – Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara sekaligus Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, S.E., membuka Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) DPC Partai Gerindra Kabupaten Minahasa Utara di Ballroom Lantai 6 The Sentra Hotel, Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan kader Gerindra harus menjadi penggerak pembangunan sekaligus pengawal program pemerintah hingga tingkat desa.
Yulius mengatakan kehadirannya di RAKERCAB Minut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara untuk membulatkan tekad serta semangat juang kader Gerindra. Ia berharap forum ini menjadi ruang penguatan organisasi dan penegasan komitmen partai dalam membela rakyat.
Kader Harus Hadir untuk Rakyat
Dalam sambutannya, Yulius mengakui keterbatasan waktu sebagai Ketua DPD sekaligus Gubernur. Namun, ia menegaskan kepadatan agenda tersebut selaras dengan cita-cita partai, yakni memperjuangkan hak-hak rakyat dan memastikan pembangunan merata.
Ia menyoroti capaian pembangunan manusia Sulawesi Utara sebagai bukti arah kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, IPM Sulawesi Utara pada 2025 mencapai 76,32, meningkat 0,64 poin dari 75,68 pada 2024, dan berada di atas rata-rata nasional 75,90.
“Semuanya untuk membela rakyat kita. Semuanya untuk memajukan masyarakat kita. Itu yang penting,” ujar Yulius, menegaskan arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh program pemerintah berpihak pada kepentingan rakyat.
Yulius meminta kader Gerindra Minahasa Utara aktif mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, termasuk Koperasi Merah Putih, Koperasi Nelayan, dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menegaskan seluruh program tersebut harus berjalan lancar dan benar-benar menyentuh masyarakat hingga tingkat desa.
Dukungan terhadap program tersebut juga penting karena Koperasi Merah Putih dinilai berpotensi memperkuat ekonomi desa melalui distribusi kebutuhan pokok, pemasaran produk lokal, dan perluasan akses pembiayaan. Koperasi juga dapat berperan dalam rantai pasok program MBG dengan menyerap hasil produksi petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro.
Dengan nada tegas, Yulius meminta pengurus PAC melakukan pendataan di wilayah masing-masing terkait jembatan yang rusak atau putus. Ia meminta laporan segera disampaikan agar pemerintah dapat menindaklanjuti, termasuk dengan melibatkan TNI dan Kodam melalui program pembangunan jembatan.
“Tolong nanti di PAC-PAC, cek daerahnya, kampungnya, kecamatannya. Kalau ada jembatan yang rusak, putus, tolong segera laporkan,” ujarnya.
Ia menyebut DPC Minahasa sebagai contoh, di mana dua jembatan putus yang dilaporkan kini telah selesai ditangani atau sedang dalam proses pembangunan.
Turut mendampingi Yulius dalam RAKERCAB adalah jajaran pengurus DPD Sulawesi Utara, termasuk Sekretaris Arfani Boki, Bendahara Mona Kloer, beberapa Wakil Ketua, serta Ketua DPC Bolaang Mongondow Timur, Minahasa, dan Kepulauan Sangihe. Wali Kota Bitung Hengky Honandar, yang telah bergabung dengan Gerindra Sulut, juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Menutup sambutannya, Yulius berpesan agar kader Gerindra menjadi teladan, berpartisipasi dalam pembangunan Sulawesi Utara, serta tetap solid dan kompak dalam menjaga kehormatan partai.(jein)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan