PALU – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu terus memperkuat kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan sektor properti dan penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan audiensi bersama Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Tengah dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Cabang Palu.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara penyedia layanan kelistrikan, asosiasi pengembang perumahan, dan sektor perbankan guna mempercepat elektrifikasi kawasan hunian di wilayah Sulawesi Tengah, sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Wahyu Prasetyo, menegaskan bahwa ketersediaan listrik yang andal dan tepat waktu merupakan kunci utama dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan perumahan.

“PLN berkomitmen untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia tenaga listrik, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi para pengembang dan lembaga keuangan. Melalui sinergi bersama APERSI dan Bank BTN, kami ingin memastikan bahwa setiap kawasan perumahan yang dibangun di Sulawesi Tengah dapat langsung menikmati akses listrik yang andal, aman, dan memadai sejak awal penyerahan unit kepada masyarakat,” ungkap Wahyu.

Melalui forum audiensi tersebut, ketiga pihak memperkuat koordinasi dan integrasi ekosistem perumahan, mulai dari kemudahan akses pembiayaan oleh Bank BTN, percepatan pembangunan fisik hunian oleh APERSI, hingga kesiapan infrastruktur dan penyambungan listrik oleh PLN.

Sinergi ini difokuskan pada pemetaan potensi kebutuhan daya sejak tahap awal pengusulan lokasi kawasan, identifikasi kesiapan jaringan, serta sinkronisasi jadwal pembangunan agar proses penyambungan baru (pasang baru) dapat berjalan lebih efisien dan terencana.

Wahyu menambahkan bahwa untuk memberikan kepastian dan kemudahan transaksional bagi para pengembang maupun calon penghuni rumah, PLN menyediakannya secara transparan melalui kanal digital.

“Kami terus mendorong pemanfaatan aplikasi PLN Mobile sebagai solusi digital terintegrasi. Baik pengembang maupun masyarakat kini dapat mengajukan permohonan pasang baru, perubahan daya, hingga memantau proses pelayanan secara riil, cepat, dan transparan dari mana saja,” tutup Wahyu.

Kolaborasi tripartit antara PLN, APERSI, dan Bank BTN ini diharapkan tidak hanya mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor properti, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta mendorong roda perekonomian daerah yang berkelanjutan di Sulawesi Tengah.