MINAHASA UTARA, Liputan15.com – Inovasi teknologi dari Politeknik Negeri Manado (Polimdo) mulai diterapkan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat di Desa Budo, Kabupaten Minahasa Utara.

Melalui Jurusan Teknik Elektro, Polimdo menyerahkan satu unit wahana sepeda air bermotor kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Budo. Wahana tersebut dirancang untuk menjadi fasilitas tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan mangrove.

Wahana sepeda air itu tidak sepenuhnya mengandalkan tenaga kayuhan. Motor penggerak yang terpasang dapat membantu menggerakkan perahu sehingga pengguna tetap dapat menikmati perjalanan meski mengalami kelelahan saat mengayuh.

Teknologi yang diterapkan juga dilengkapi sistem kendali jarak jauh. Pengelola dapat menggunakan remote dari darat untuk mengarahkan wahana apabila bergerak keluar dari area yang telah ditentukan.

Ketua Jurusan Teknik Elektro Polimdo, Marson Budiman, SST., MT., menjelaskan bahwa inovasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan penelitian sekaligus program Bina Desa yang melibatkan dosen dan mahasiswa.

Menurutnya, teknologi yang dikembangkan di lingkungan kampus perlu diarahkan agar dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

Kehadiran sepeda air bermotor di Desa Budo diharapkan memberikan alternatif aktivitas bagi wisatawan selain menikmati pemandangan hutan mangrove, panorama pesisir dan berbagai potensi wisata yang telah tersedia.

Di sisi lain, wahana tersebut juga diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi BUMDes dan masyarakat setempat.

Pengembangan teknologi ini bermula dari penelitian mahasiswa dan dosen Jurusan Teknik Elektro, termasuk pengembangan sistem pengendalian motor DC yang digunakan sebagai penggerak wahana.

Polimdo selanjutnya menyerahkan wahana tersebut untuk dimanfaatkan dan dikembangkan oleh pengelola wisata Desa Budo.

Desa Budo memiliki kawasan mangrove yang menjadi salah satu daya tarik utama pariwisata desa. Potensi tersebut sebelumnya juga mendapat perhatian melalui masuknya Desa Wisata Budo dalam jajaran 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Dengan dukungan inovasi teknologi dari perguruan tinggi, pengelolaan destinasi wisata diharapkan semakin berkembang dan mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat.

Kolaborasi antara Polimdo dan Desa Budo ini sekaligus menunjukkan bagaimana hasil penelitian dan inovasi mahasiswa dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata di tengah masyarakat.