MINUT — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kembali menyalurkan bantuan darurat bencana kekeringan tahap kedua kepada masyarakat Pulau Nain, Desa Nain, Kecamatan Wori, Rabu (14/10/2026).
Bantuan berupa 430 galon air bersih tersebut diserahkan langsung oleh Camat Wori, Oktavianus Mayuntu, dan diterima Hukum Tua Desa Nain, Boham Hasyim, untuk selanjutnya dibagikan kepada warga.
Bagi warga Pulau Nain, kehadiran bantuan air bersih ini bukan sekadar pasokan logistik biasa.
Ketika sumber air mulai mengering atau debit air menurun, warga kerap harus menghemat pemakaian air, membeli air, hingga menunggu pasokan dari luar pulau.
Bantuan tahap kedua ini diharapkan mampu menopang kebutuhan sehari-hari warga sekaligus meringankan beban keluarga yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan air bersih.
Berdasarkan informasi yang diterima, 430 galon air bersih akan dibagikan kepada masyarakat Desa Nain dengan ketentuan setiap kepala keluarga (KK) menerima dua galon. Dengan skema tersebut, bantuan diperkirakan menyasar sekitar 215 kepala keluarga.
Pembagian dilakukan melalui pemerintah desa agar penyaluran berjalan lebih tertib, merata, dan tepat sasaran. Pemerintah desa juga diimbau memastikan seluruh bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang berhak.
Sementara itu, warga diharapkan memanfaatkan air secara bijak dengan mengutamakan kebutuhan minum, memasak, dan sanitasi. Warga juga diminta menjaga kebersihan wadah penampungan air agar tidak menimbulkan permasalahan kesehatan.
Di samping penyaluran darurat, penanganan kekeringan jangka panjang tetap menjadi perhatian. Langkah seperti pengecekan sumber air, pengembangan penampungan air hujan, serta koordinasi lintas instansi dinilai penting untuk menjamin ketersediaan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat Pulau Nain. (*/Jein)

Tinggalkan Balasan