LIPUTAN15.COM-Jumlah kematian akibat Covid-19 di Indonesia meningkat. Padahal sudah banyak yang divaksin.
Ahli biologi molekuler, Ahmad Rusdan Utomo membandingkan tingkat kematian atau kesakitan bagi yang sudah divaksin dan yang belum divaksin.
“Kalau kita hanya fokus pada satu sayap saja yaitu yang sudah divaksin bisa jadi memang ada yang sakit atau yang meninggal, tapi kalau kita mengatakan risikonya sama saja, harusnya yang disampaikan adalah bagaimana mereka yang tidak divaksin atau belum divaksin, berapa tingkat kematiannya,” ujar Ahmad lewat akun Youtube Pak Ahmad (25/6). Dilansir CNNIndonesia.com.
Ahmad Rusdan menyatakan tidak bisa menyamakan risiko masyarakat yang sudah divaksin atau belum divaksin, sebab dijelaskannya orang yang belum divaksin dan sudah divaksin memiliki risiko yang berbeda. Ia merujuk data dari beberapa negara yang menggunakan vaksin Sinovac, salah satunya Chile dan Brasil.


Tinggalkan Balasan