MANADO– Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) resmi menggaungkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai aksi konkret membangun lingkungan bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.

Langkah ini langsung merespons arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah pada Senin, 2 Februari 2026, yang memerintahkan kepala daerah turun tangan memimpin penanganan sampah di lapangan.

Gerakan ASRI selaras pula dengan program Kementerian Pariwisata melalui Gerakan Wisata Bersih, yang telah digulirkan di 14 destinasi prioritas nasional.

Program itu melibatkan lebih dari 9.000 peserta dan 22 mitra strategis, guna memastikan keberlanjutan pariwisata Indonesia.

Menindaklanjuti instruksi pusat, Pemprov Sulut mengajak seluruh masyarakat membersihkan sampah, baliho, iklan, poster liar, hingga kabel semrawut yang merusak estetika dan mengancam keselamatan ruang publik.

Kerja bakti mingguan pun diimbau menjadi budaya baru kepedulian lingkungan.”Kami harap Gerakan Indonesia ASRI tak hanya menciptakan ruang publik yang aman, sehat, resik, dan indah, tapi juga meningkatkan daya tarik Sulawesi Utara, terutama di sektor pariwisata,” ujar pejabat Pemprov Sulut.

Ajakan ini terbuka bagi seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan dan keindahan demi kenyamanan bersama.(ite)