MINUT— Pemerintah Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, membuka rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Pada Kamis (13/8/2026), kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis digelar dan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, Allan Mingkid.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Panitia HUT ke-81 Pemkab Minahasa Utara yang bertujuan menjangkau masyarakat di setiap kecamatan melalui kolaborasi Dinas Kesehatan dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Pelaksanaan di lapangan didukung oleh Puskesmas setempat dan UPTD kesehatan, sehingga layanan medis dasar dapat diberikan secara menyeluruh dan terkoordinasi.
Turut hadir pada kegiatan di Dimembe sejumlah unsur penting, antara lain Kepala Puskesmas dr. Yusuf O. Nainggolan, dr. Faisal Mangkang, Sekretaris PMI Minahasa Utara Melky Wewengkang, serta perwakilan dari Polsek Dimembe, Koramil, dan tenaga medis UPTD.
Kehadiran para pejabat ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan dekat ke masyarakat.
Camat Dimembe Ansye M. Dengah, S.Sos., M.I.P., mengajak warga untuk memanfaatkan kegiatan gratis tersebut.
“Ini kesempatan masyarakat Dimembe untuk cek kesehatan sekaligus ikut aksi kemanusiaan lewat donor darah. Mari manfaatkan layanan dari Pemerintah Kabupaten dalam rangka HUT RI ke-81,” katanya.
Lebih jauh, Camat Ansye menekankan bahwa peringatan kemerdekaan tahun ini diisi bukan hanya dengan seremoni, tetapi juga kebersamaan dan kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Sebelumnya, warga telah mengikuti jalan sehat dan senam zumba.
Deretan lomba tradisional dan kreatif juga telah dijalankan, termasuk ular tangga, domino, lomba palakan bahasa daerah untuk perangkat desa, serta paduan suara berbahasa daerah khusus lansia.
Panitia masih menjadwalkan sejumlah agenda menarik menjelang puncak perayaan. Rangkaian berikutnya meliputi lomba baca berita untuk pelajar, pawai lampion pada sore hari—dengan catatan keamanan bahwa peserta dilarang membawa obor mengingat musim kemarau—dan puncak perayaan pada 17 Agustus 2026.
Pada hari itu, upacara bendera pagi hari akan diikuti pawai kendaraan hias untuk anak TK dan PAUD, gerak jalan yang melibatkan pelajar dari SD hingga SMA serta kategori umum, perangkat desa, dan PKK, lalu ditutup dengan upacara penurunan bendera dan malam kebersamaan di lapangan upacara.
Sejak akhir Juli, Pemerintah Kecamatan Dimembe juga mengimbau warga untuk memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul sebagai bentuk partisipasi. Antusiasme warga terlihat tinggi; pekan lalu kegiatan lomba lari estafet dan lari 100 meter juga ramai diikuti.
Tidak hanya fokus pada aspek sosial dan budaya, pemerintah kecamatan juga mendorong ketahanan pangan. Bersama Dinas Pertanian, pihak kecamatan melakukan uji coba menanam padi langsung tanpa persemaian beberapa hari lalu.
Camat Ansye mengimbau agar warga menanam bila kondisi memungkinkan, namun tidak memaksakan saat musim kemarau agar tidak merugi. “Kami tetap dorong pertanian sebagai bagian dari kemandirian pangan,” ujarnya.
Dengan semangat gotong royong, Pemerintah Kecamatan Dimembe berharap rangkaian HUT ke-81 RI ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat, meningkatkan akses kesehatan, mempererat kebersamaan, serta memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan warga.(***)

Tinggalkan Balasan