Kapok!!! Polisi Periksa13 Orang Pengibar Bendera HTI di Poso

LIPUTAN15–Akhirnya Polres Poso, Sulawesi Tengah, telah memeriksa sebanyak 13 orang terkait insiden pengibaran bendera berwarna hitam bertuliskan kalimat tauhid di kantor DPRD Poso, Jumat (26/10).

“Benar [13 orang diperiksa],” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulteng Ajun Komisaris Besar Hery Murwono,  Jumat (2/11). Dilansir Kompas.com.

Bacaan Lainnya

Dia enggan membeberkan proses selanjutnya, termasuk kemungkinan gelar perkara, yang akan ditempuh penyidik dalam mengusut kasus pengibaran bendera diduga bersimbol HTI ini.

“Proses penyelidikan masih berjalan,” ucapnya. Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya tidak menemukan unsur pidana dalam insiden pengibaran bendera yang diduga simbol Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) itu.

“Update terakhir tidak ditemukan pelanggaran pidana,” kata dia, dilansir dari detik.com, Rabu (31/10) malam.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan tindakan penurunan bendera Indonesia kemudian menggantinya dengan mengibarkan bendera HTI termasuk dalam kategori penghinaan pada lambang negara.

“Identifikasi orang-orang yang menaikkan bendera dan penanggung jawab kegiatan. Ini jelas-jelas melanggar undang-undang,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/10).(end)

HcqgQxp.jpg HcBz0ap.jpg HcBzUN9.jpg HcBI2lR.jpg HchYw6g.jpg HchYUwN.jpg H01Osob.jpg H01evzg.jpg

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *