Baku Tembak Densus 88 dan Teroris, Setelah Dipantau Tiga Hari

0
554

LIPUTAN15.COM– Baku tembak terjadi antara Densus 88 dan terduga teroris. Tiga terduga teroris berhasil ditembak mati anggota Detasemen 88 Antiteror Mabes Polri, Sabtu (14/7) di Jalan Kaliurang KM 10 Yogyakarta. Setelah dipantau selama tiga hari setelah penangkapan terduga teroris di Kabupaten Sleman dan Bantul.

“Penangkapan terhadap tiga terduga teroris itu terkait dengan penangkapan dua terduga teroris di Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman dan Bantul, Rabu (11/7),” kata Kabid Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta AKBP Yulianto di lokasi kejadian seperti dikutip Antara dan dikutip lagi dari CNNIndonesia.com.

Kata Yulianto, ketiganya terus diincar, dan pergerakannya selalu dipantau. “Namun, saat akan dilakukan penangkapan, mereka melakukan perlawanan dengan senjata api dan senjata tajam,” katanya.

Sementara, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi M. Iqbal mengatakan, jenazah ketiga terduga teroris saat ini dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta.

Iqbal mengungkapkan ketiga terduga teroris itu melakukan perlawanan dan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis parang dan senjata api terhadap petugas.

Kata Iqbal, perlawanan yang dilakukan terduga teroris itu membahayakan nyawa petugas dan masyarakat sehingga polisi mengambil tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan ketiga pelaku tewas.

Iqbal menginformasikan,  dua anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengalami luka pada bagian tangan akibat serangan terduga teroris.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa empat bilah parang, sepucuk senjata api jenis revolver, dan amunisi peluru tajam.

Sementara, di lokasi kejadian, sejumlah aparat kepolisian masih berjaga-jaga dengan memasang garis polisi di kawasan lokasi baku tembak, Jalan Kaliurang KM 10 Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejumlah kendaraan, seperti mobil Gegana dan mobil penjinak bom, tampak meninggalkan lokasi kejadian.

Selain itu, warga masih dilarang mendekati lokasi terjadinya baku tembak hingga radius 500 meter. Arus lalu lintas di kawasan baku tembak tersebut dialihkan, baik dari arah selatan maupun utara.

"/>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here