Gaghana: Jangan Gunakan Money Politic di Pemilu

LIPUTAN15–Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar sosialisasi, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Kamis, ( 04/10/2018), Dengan mengangkat tema “Partisipasi Masyarakat Terhadap Kualitas Calon Legislatif pada Penyelenggaraan Pemilu 2019”.

Kepala Badan Kesbangpol Drs. Danny Mandak mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memaksimalkan peran dan kontribusi masyarakat serta meningkatkan peran pemerintah dalam menyukseskan tahapan demi tahapan pemilihan legislatif dan presiden tahun 2019.

“Ini merupakan sesuatu yang sangat menarik tentang apa yang menjadi tugas pemerintah dalam menjembatani dan menfasilitasi terkait pemilu legislatif dan presiden tahun 2019, karena Jika sosialisasi tidak maksimal akan menjadi bomerang bagi kita sendiri, dan sangat berpengaruh pada jumlah partisipasi masyarakat. Di sini juga kita bisa menghasilkan apa yang kita ingin capai tentang kualitas para caleg,” ujarnya.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana mengatakan, dalam acara ini kita menyemangati dan mampu memberikan kesadaran kepada masyarakat, dan kiranya para calon legislatif mampu bersaing secara sehat dan tidak menjatuhkan lawan politik, dan  janganlah pola lama dibawah ke pemilu tahun 2019. “Karena yang sangat berpengaruh saat ini adalah IT dan jangan sama sekali bermain money politic.  Marilah kita bangun kepercayaan masyarakat jangan mengandalkan pola pola yang lama karena masyarakat Sangihe sudah mempunyai kesadaran berpolitk yang baik, terbukti dengan pemilu tahun-tahun yang lalu dan pemilihan Kapitalaung yang lalu,” ujarnya.

Sementara itu, peserta sosialisasi yang juga merupakan calon legislatif dari partai Demokrat Daerah Pemilihan III (Manganitu,  Tamako, Tatoareng dan Manganitu Selatan)  mengatakan, ini adalah acara yang sangat baik karena sesuai dengan apa yang dikatakan pemateri tadi bahwa untuk mengahasilkan kualitas pemilu yang baik ada empat instrumen yaitu,  Regulasi,  Partai Politik,  Masyarakat dan Penyelenggara.

Ditambahkanya, pula ini sebenarnya harus menjadi panggung masyarakat karena masyarakat yang akan menilai kualitas para calon.  “Kalau merujuk pada undangan yang diedarkan ini seharusnya menjadi panggungnya konsistuen dalam hal ini masyarakat atau tokoh- tokoh masyarakat karena mereka yang akan menilai kualitas dari para calon legislatif,” tutup para caleg.

Diketahui, yang menjadi peserta sosialisasi adalah forkopimda,  tokoh masyarakat,  tokoh agama,  Bawaslu,  KPUD Kabupaten  Sangihe serta para calon anggota legislatif DPR RI, Provinsi dan DPRD Kabupaten. (Arno)

Pos terkait

J1vc4CG.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *