“Tidak semua Polda di Indonesia mendapatkan beasiswa di Universitas Terbuka, hanya delapan Polda atau provinsi saja. Salah satunya adalah Polda Sulut dengan jumlah mahasiswa penerima beasiswa Polri sebanyak 19 orang,” katanya.

Lanjut Brigjen Pol Desmawan, maksud dari monev ini adalah untuk mengevaluasi dan mengetahui tentang proses belajar jarak jauh serta untuk mengetahui perkembangan maupun kendala yang dihadapi, baik dari peserta ataupun lembaga dari program pendidikan S-1 Program Kerjasama Polri dengan Universitas Terbuka di kewilayahan.

Sedangkan tujuannya, sambung Brigjen Pol Desmawan, yaitu mengenalkan dan menyediakan informasi tentang proses pembelajaran Universitas Terbuka di Sulut.

“Jadi kami kaji proses pembelajaran di sini. Tujuannya baik. Untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Polri, mencatat kemajuan penyelesaian masa studi mahasiswa penerima beasiswa, mencatat prestasi di bidang akademik, dan memberikan motivasi bagi penerima beasiswa,” jelasnya.

Brigjen Pol Desmawan juga berharap kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa Polri agar memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya dan terus belajar dengan serius, sehingga memperoleh ilmu dan pengetahuan sebagai bekal meniti karir di masa yang akan datang.

“Pendidikan adalah paspor untuk masa depan untuk hari esok yang dimiliki oleh mereka yang mempersiapkannya hari ini,” pungkas Brigjen Pol Desmawan memotivasi.

Monev dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa dengan Direktur Universitas Terbuka Sulut dan Tim Monev, di antaranya untuk mencari solusi atas kendala yang dihadapi. Kegiatan ditutup dengan pertukaran cendera mata dan foto bersama.

Sumber: tribratanews.sulut.polri