Sangihe, Liputan15.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama dengan PT. Marvein melaksanakan peletakan batu dasar pembangunan/Revitalisasi Pasar Trikora Tahuna.

Dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Kepulauan Sangihe serta undangan lainya, pada Jumat, (14/01/22)

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, hari ini pekerjaan pembangunan pertokoan modern dalam kerangka untuk menjawab berbagai kebutuhan yang didambakan pengusaha, yang sebelumnya ada di gedung ini.

“Untuk mengembangkan usaha-usaha ekonomi produktif di kota Tahuna, karena sampai saat ini sudah banyak pedagang yang membutuhkan tempat dan ini adalah jawabannya, juga mengingat bangunan lama sudah sangat tua, dan sudah tidak menarik lagi,” ucap Gaghana.

Lanjutnya, pembangunan ini dibiayai dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang merupakan program Nasional, untuk memulihkan kondisi ekonomi akibat pandemi covid-19 yang membuat dana APBD dan APBN yang dialihkan untuk pengendalian covid-19.

“Kita bersama Pak Sekda dan Tim sudah berupaya untuk mencairkan uang muka dari semua proyek di biayai oleh dana PEN. karena untuk pencairannya sesuai aturan akan dibagi menjadi tiga tahap, dan kita berdoa bersama di minggu depan ini pusat akan mencairkan dana awal untuk semua proyek PEN,” jelasnya.

Ditambahkannya, memang dalam sebuah proses pembangunan akan ada banyak tantangan, kiranya teman – teman di PT. Marvein dapat fokus bekerja untuk kemajuan daerah.

“Kiranya isu tentang pembangunan Trikora ini tidak ada dananya itu merupakan tudingan yang tak berdasar, sebab ini merupakan suatu komitmen antara Pemerintah Pusat dan Daerah yang sudah melalui proses yang panjang, sehingga proyek ini boleh dilaksanakan,” ujarnya.

Gaghana juga menegaskan dalam pembangunan Proyek ini tidak ada unsur politik di dalamnya, semua untuk kepentingan rakyat.

“Dan semoga dana ini dapat mengatasi masalah ekonomi mulai dari pengangguran dan dapat mengangkat daya beli masyarakat karena akan menyerap pekerja lokal. Jangan digoreng dalam ranah politik, nanti ada waktunya kita berpolitik, sekarang ini kita bekerja untuk rakyat,” Cetusnya.

Pembangunan/Revitalisasi Pasar Trikora dibiayai dari dana Pemulihan Elonomi Nasional sebesar Rp. 31.229.000.000,- (tiga puluh satu miliar dua Ratus dua puluh sembilan juta rupiah).