Jika tidak diobati, cedera penis dapat menyebabkan penis bengkok bahkan impoten permanen.

3. Gangguan autoimun
Penyakit autoimun menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sel dan organ tubuh.

Sejumlah penyakit autoimun yang menyebabkan penis bengkok di antaranya lupus, sindrom Sjögren, dan sindrom Behcet.

4. Kelainan kolagen
Kelainan ini terjadi karena keturunan. Dilansir dari Jhons Hopkins Medicine, jaringan parut pada penis bengkok terdapat di tunika albuginea.

Tunika albuginea yang normal terdiri atas serat elastin dan kolagen yang seimbang. Namun, jaringan parut pada penis bengkok terjadi karena kolagen yang dominan lalu mengeras sehingga menghambat aliran darah di penis yang membuatnya melengkung.

Demikian penyebab penis bengkok yang harus diwaspadai dan segera diobati karena dapat menyebabkan impotensi.

Baca artikel CNN Indonesia “Kenali 4 Penyebab Penis yang Bengkok” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20220106162637-260-743480/kenali-4-penyebab-penis-yang-bengkok/2.