“Insya Allah gak (khawatir). Pencegahan sih kita harus jaga aja. Mudah-mudahan aja gak ada masalah. Mudah-mudahan sekarang udah gak apa-apa, udah normal maunya mah. Ini (ketentuan jaga jarak baru) kabar baik,” kata Asni, penumpang KRL.
Penumpang KRL lainnya, Fandi justru senang dengan ketentuan baru ini. Menurutnya, percuma penumpang yang duduk diberi jarak sedangkan penumpang yang berdiri berhimpitan.
Justru senang sih. Karena percuma juga kalo misalnya bangku dibatesin tapi orang-orang yang berdiri itu dempet-dempetan juga. Jadi mungkin lebih baik tetap dimaksimalkan bangku yang ada di dalam gerbong.
“Tapi tetap sih protokol kesehatan kayak masker dan gak boleh ngomong di dalam kereta itu mesti tetap diperhatiin sih,” ujar Fandi.
Baca artikel CNN Indonesia “Was-Was Penumpang KRL Tanpa Jaga Jarak di Masa Pandemi” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220309143017-20-768838/was-was-penumpang-krl-tanpa-jaga-jarak-di-masa-pandemi.


Tinggalkan Balasan