Sangihe, Liputan15.com – Me’Daseng yang terakhir kalinya bagi Pemerintahan Jabes E. Gaghna terasa spesial karena dihadiri langsung Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia BPK. Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd bersama sekretaris 1 TP. PKK Pusat Ibu Irma Zainal, SE. ME.

Dalam sambutanya Dirjen Bina Pemerintahan Desa mengatakan Me’Daeng adalah inovasi pelayanan publik yang menjadi unggulan di Kabupaten Sangihe dimana pimpinan daerah dapat memaksimalkan pelayanan.

” Me’Daseng adalah sebagai bentuk mobile goverment berbasis kearifan lokal bersama Forkopimda dan perangkat daerah dalam berdialog mengenai permasalahan, kendala dan solusi terbaik bagi peningkatan pelayanan”

Dirinya menilai Me’Daseng sangat membantu masyarakat Sangihe, karena dilihat dari geografis wilayah kabupaten jarak desa dan pulau-pulau sedikit jauh dari ibu kota kabupaten.

” Dengan Me’Daseng masyarakat langsung dapat diberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa harus pergi ke ibu kota kabupaten, seperti pelayan E KTP, akta kelahiran, KK, dan lain – lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat”

Dirinya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten dan Kecamatan atas terselenggaranya program medaseng, dan korannya program ini menjadi contoh bagi Kabupaten lain dalam meningkatkan pelyanan.

Dalam kesempatan tersebut pak Dirjen juga berkesempatan menikmati panorama keindahan pantai Kampung Hesang, dan Sunset di Nawirahi Kampung Pananaru.