“Kami sudah merapatkan hal tersebut bersama pihak kepolisian, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, termasuk para Lurah dan Camat untuk turun tangan ke tengah masyarakat guna mencegah kasus seperti ini terjadi kembali,” tukasnya.
Kadis Perlindungan Perempuan dan Anak DP3A Kota Tomohon dokter Jhon Lumopa menambah kan, setiap ada kasus seperti ini kita langsung turun dan melakukan penangan. “Peran keluarga sangatlah penting, dan pengawasan keluarga khususnya,” katanya.
Kita memiliki Program program pencegahan yang kita lakukan, kita juga berkoordinasi dengan bagian pemerintahan kecamatan dan kelurahan untuk melakukan patroli dari Linmas dan pihak yang terkait.
“Pendampingan kepada korban secara komprehensif kesehatan, psikologi dan pendampingan hukum tentunya sesuai dengan tupoksi kita,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan