Hadiri Rakor Penyelenggaraan Pemerintah, Wagub Kandouw Puji Pendidikan Tomohon, Ingatkan ASN dan Nakon Empat Hal

LIPUTAN15.COM,TOMOHON-Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut Steven Kandouw menghadiri Rapat koordinasi penyelenggaraan pemerintahan bersama jajaran pemerintah kota Tomohon, Selasa (19/09/2023).

Wagub Kandouw menjelaskan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Tomohon lewat 3 faktor yang ada, mulai dari harapan hidup, kesehatan, serta kelayakan yang mencangkup luas. “Tomohon mencapai angka baik yang luar biasa nomor 2 di Sulawesi Utara,” kata Kandouw.

Bacaan Lainnya

Lanjut Wagub, sementara Indeks pendidikan, Tomohon merupakan nomor satu di Sulawesi Utara. Ini sudah on the track, sudah tidak perlu lagi di ubah atau diganggu gugat untuk sistem pendidikan. Tinggal dipertahankan dan ditingkatkan.

“Untuk kelayakan hidup di Kota Tomohon dimohonkan kepada setiap lurah diingatkan terus memperhatikan  tingkat kemiskinan di Kota Tomohon,” kata Kandouw.

Wagub juga meminta mari kita pertahankan apa yang ada, dan yang belum mari di kelola, mulai sumber daya  manusia sebagai contohnya entrepreneurship demi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara, terlebih khusus Kota Tomohon.

Wagub juga mengingatkan 4 hal yang mendasar kepada para pejabat dan ASN. Pertama kata Wagub, loyalitas dalam tugas yang diemban khususnya loyalitas ditujukan kepada ASN dan Nakon terhadap atasan/pimpinan dalam hal ini Walikota. “Saya saja harus loyal kepada pak Gubernur,” kata Wagub.

Kedua sebut Wagub, Dedikasi. Sebagai pejabat dan staf harus mampu memberi diri dalam tugas yang di emban, jadikan kalian sebagai satu keluarga yang saling memberi yang terbaik. “Tunjukan pemberian diri itu dalam tugas dan kepada pimpinan,” kata Kandouw.

Ketiga lanjut Wagub yaitu prestasi. SKPD harus mampu menciptakan inovasi dan prestasi yang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional, ada yang prestasi-prestasi yang harus diraih. Jangan sekedar kerja tapi minim prestasi.

Dan yang keempat adalah Pengorbanan, dalam tugas dan tanggung jawab, tidak ada istilah dana kurang atau minim, kita sudah digaji, dapat tunjangan, cobalah berkorban dalam tugas. “Bukan alasan jika kepala SKPD mengatakan minim anggaran untuk melakukan terobosan atau prestasi,” ungkap Wagub.

Turut hadir Walikota Tomohon Caroll Senduk, Sekkot Tomohon Edwin Roring, Ketua TP PKK Kota Tomohon drg Jeand’Arc Senduk – Karundeng,  para pejabat Pimpinan tinggi dan pejabat administrator, Staf Khusus Walikota, camat dan lurah.

JJYe5b9.jpg HDiB9cl.jpg HsjuIvS.jpg HsL19Pp.jpg HsL0tAg.jpg HsL1cWx.jpg HsL1GUP.jpg HL9UmSj.jpg HL9gfKg.jpg

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *