
Liputan15.com,Minut – Beredar rumor, sirkulasi udara di pemukiman warga Desa Tontalete mulai terancam.
Aroma bau menyengat diduga berasal dari salah satu perusahaan milik Warga Negara Asing (WNA) di Desa Tontalete mulai mengusik ketenangan serta kenyamanan masyarakat sekitar.
Informasi yang dirangkum media ini, perusahaan yang diduga menjadi sumber bau busuk itu bergerak pada pengolahan santan kelapa.
Menurut warga, perusahaan sudah beroperasi sejak beberapa hari dalam bulan Juli berjalan ini. Kehadiran perusahaan disebut mereka sebagai lapangan kerja yang bakal menguntungkan masyarakat sekitar.
Namun begitu, dampak lingkungan berupa bau busuk yang mengganggu pernafasan pun penciuman dikatakan warga haruslah menjadi perhatian perusahaan untuk mengoreksi keberadaan atau kegiatan produksi yang ada.
Kehadiran Pemerintah juga sangat diharapkan masyarakat untuk memastikan kondusifitas perusahaan, lingkungan, dan masyarakat.
“ kami masyarakat tentunya senang dengan kehadiran suatu perusahaan di tempat kami. Tapi perusahaan juga harus memperhatikan dampak lingkungan yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan kami. Bau busuk sudah mulai tercium dan itu mengganggu pernafasan kami. Kami minta supaya ini juga menjadi perhatian Pemerintah untuk boleh memastikan semua hal yang berkaitan dengan kewajiban perusahaan untuk lingkungan dan masyarakat.” Ucap warga yang meminta namanya tidak dipublish.
Selasa (23/7/2025)), penelusuran media ini di sekitar lokasi perusahaan, selain bau yang tercium, terpantau ada beberapa WNA asing yang beraktifitas di situ. (***)


Tinggalkan Balasan