LIPUTAN15.COM, BOLMUT – Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Paku Selatan, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolmong Utara, kembali menelan korban jiwa.
Berdasarkan keterangan sementara yang berhasil dikumpul liputan15.com, insiden itu terjadi pada malam hari di lokasi tambang PETI Paku Selatan.
“Korban bernama Candri Wartabone (laki-laki) alias Ano, warga Paku Selatan,” ungkap sejumlah warga yang datang melihat langsung keadaan korban di RSUD Tomogau, Kamis (5/2/2026) pagi.
Sejumlah saksi lain bercerita, terdapat luka tusuk di bagian belakang korban, tapi belum bisa dipastikan luka itu akibat penikaman atau bunuh diri.
“Informasih yang kami dengar bunuh diri, tapi kalau dilihat dari luka yang ada di bagian belakang, tidak mungkin itu bunuh diri,” cerita mereka sembari memperagakan.
Korban, menurut mereka sudah diturunkan dari lokasi tambang dalam keadaan meninggal.
“Korban sampai di penyebrangan sekitar pukul 05.00 subuh sebelum diantar ke RSUD,” ujar mereka.
Mereka juga mengisahkan keseharian korban, menurut mereka, Ano merupakan anak baik di lokasi.
“Pendiam, jarang bercerita kalau tidak diajak bercerita, orangnya juga sangat merawat diri di lokasi,” katanya.
Pantauan liputan15.com, isak tangis keluarga menyelimuti ruang tempat dimana korban beristrahat dengan belutan tangan dari keluarga.
Terpantau dilokasi, sejumlah penambang dan warga silih berganti datang melihat kondisi korban.
Dilokasi juga tampak personel Polres serta TNI ikut berjaga-jaga.
Sampai berita ini diterbitkan, liputan15.com masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Nvg

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan