MANADO– Belum terang langit Manado, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Forkopimda sudah berbaris di pesisir pantai, memungut sampah satu per satu.

Aksi bersih-bersih ini jadi tindak lanjut Gerakan Indonesia ASRI arahan Presiden Prabowo Subianto, langsung dikawal Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 05.00 WITA.

Gubernur YSK tak hanya instruksikan, tapi ikut angkat plastik, botol, dan limbah dari bibir pantai. Titik pertama, Manado Beach Walk (MBW) Malalayang, disambut Wakil Gubernur Victor Mailangkay dan Kasdam XIII Merdeka. Tanpa protokoler ribet, YSK langsung bergabung.

Rombongan lanjut ke Godbless Park, disambut Koordinator Stafsus Novi Mewengkang dan Kepala Basarnas. “Tidak ada yang bisa keluar kalau tidak pungut sampah,” tegas YSK sambil cek tangan peserta.

Di sela aksi, YSK tekankan sampah sebagai tantangan bersama. “Hari ini kita lihat sampah, memang tantangan untuk kita semua. Mari budayakan bersih. Pemerintah beri contoh nyata, jadwalkan rutin agar jadi budaya,” ujarnya.

Ia optimistis, kebiasaan kecil ini bentuk masyarakat peduli lingkungan.Gerakan ASRI usung konsep Aman, Sehat, Resik, Indah: kerja bakti massal, penataan sampah, baliho, kabel semrawut, hingga ‘gentengisasi’.

Pagi itu, karung sampah penuh jadi bukti, perubahan mulai dari tangan turun langsung.(ite)