GORONTALO – Di tengah hiruk-pikuk bulan Ramadan 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) menyalakan “cahaya” baru bagi karyawan dan warga sekitar.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, meresmikan Masjid An-Nur di lingkungan Kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo pada Senin (23/2), menjadikan fasilitas ini simbol harmoni antara etos kerja dan spiritualitas.
Masjid An-Nur, yang artinya “cahaya”, bukan sekadar tempat salat. Lokasinya di sisi belakang kantor UP3 Gorontalo dirancang nyaman dengan area shalat luas dan sarana wudu memadai, terbuka lebar untuk pegawai PLN maupun masyarakat umum.
Kehadirannya diharapkan memancarkan energi positif, terutama saat bulan puasa di mana jemaah melonjak drastis.
“Pembangunan masjid ini bagian dari transformasi budaya kerja PLN. Kita tak hanya kejar keandalan listrik, tapi juga keandalan iman. Pegawai harus kerja dengan hati nurani yang terpenuhi,” tegas Usman Bangun dalam sambutannya.
Ia menambahkan, pemilihan waktu peresmian di awal Ramadan bertujuan mempererat silaturahmi. “An-Nur harus jadi sumber berkah, hidupkan semangat berbagi bagi pegawai dan warga sekitar,” katanya.
Manager UP3 Gorontalo, Hardi, tak henti ungkapkan syukur atas dukungan manajemen pusat. “Kehadiran Pak GM langsung meresmikan beri motivasi ekstra. Masjid ini wajah ramah PLN. Di Ramadan, kami jaga kebersihan agar ibadah khusyuk,” katanya, seraya ceritakan antusiasme warga sejak pembangunan dimulai.
Prosesi peresmian khidmat: Usman Bangun tandatangani prasasti dan gunting pita, didampingi jajaran manajemen, lalu tinjau fasilitas. Pasca-acara, dibahas rencana lanjutan seperti santunan yatim piatu, pengajian rutin, dan edukasi masyarakat.
Langkah ini perkuat komitmen PLN UID Suluttenggo ciptakan lingkungan kerja humanis. Sinergi intelektual dan spiritual diyakini tingkatkan pelayanan listrik terbaik bagi pelanggan di Gorontalo dan sekitarnya.(*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan