TOMOHON-Hasil investigasi Tim Satgas MBG Kota Tomohon mengungkap berbagai temuan serius di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari hasil peninjauan lapangan, SPPG Paslaten I di Kecamatan Tomohon Timur dinilai sebagai yang terburuk.
Temuan tersebut mencuat dalam rapat koordinasi yang dipimpin Ketua Satgas MBG Kota Tomohon sekaligus Wakil Wali Kota Sendy Rumajar bersama tim satgas dan 10 kepala dapur SPPG, Selasa (21/4/2026). Rapat ini merupakan tindak lanjut dari investigasi yang dilakukan pada Jumat (17/4/2026) di empat SPPG di wilayah Tomohon.
Dari hasil investigasi di lapangan, tim satgas menemukan berbagai persoalan, mulai dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang bermasalah hingga kondisi dapur yang mengeluarkan bau tidak sedap menyengat. Bahkan, sistem pembuangan kotor dinilai tidak memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.
“Hari ini kita menggelar rapat koordinasi bersama para kepala SPPG di Kota Tomohon untuk menindaklanjuti hasil laporan tim Satgas MBG yang telah melakukan peninjauan di sejumlah SPPG,” ujar Sendy Rumajar.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya seluruh pengelola SPPG mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), khususnya terkait standar operasional prosedur (SOP) dalam pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Semua pihak SPPG harus mematuhi aturan dari BGN, terutama dalam menjaga kualitas makanan dan kebersihan lingkungan dapur,” tegasnya.
Khusus untuk SPPG Paslaten I, berdasarkan rekomendasi tim satgas dan laporan Koordinator Wilayah BGN Tomohon, diputuskan untuk dilakukan penutupan sementara.
“SPPG Paslaten I kami nyatakan ditutup sementara karena perlu dilakukan perbaikan sarana dan prasarana, termasuk kondisi tempat yang belum memenuhi standar,” jelasnya.
Penutupan ini diharapkan menjadi langkah evaluasi agar ke depan seluruh SPPG di Kota Tomohon dapat memenuhi standar kebersihan, kesehatan, dan kualitas pelayanan sesuai dengan tujuan program MBG yang diinisiasi pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan