MANADO – Sistem kelistrikan di Manado dan sekitarnya telah pulih sepenuhnya usai gempa bumi berkekuatan signifikan yang mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (2/4) pagi.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) mengonfirmasi bahwa pada pukul 13.51 WITA kemarin, persentase penyalaan listrik mencapai 100 persen.

Kepastian ini disampaikan General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, yang memuji kesiapsiagaan tim lapangan.

“Kami memahami bahwa listrik merupakan kebutuhan vital, terutama dalam kondisi darurat pasca gempa. Sejak getaran pertama dirasakan, tim kami langsung bergerak melakukan inspeksi dan pemulihan secara bertahap. Tepat pada pukul 13.51 WITA, seluruh penyulang dan 887 gardu distribusi telah berhasil kami operasikan kembali secara total,” ungkap Usman kepada wartawan.

Upaya pemulihan mencakup penormalan 14 saluran atau penyulang listrik serta pengoperasian ulang 887 gardu distribusi yang tersebar di area terdampak. Proses ini memprioritaskan keselamatan, dengan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural pada infrastruktur sebelum aliran listrik dialirkan ke pelanggan.

Usman juga menyampaikan apresiasi atas kesabaran masyarakat selama pemulihan berlangsung. “Dalam proses penormalan, kami tetap memprioritaskan aspek keselamatan masyarakat dan petugas,” tambahnya.

PLN mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi bahaya seperti kabel terkelupas, tiang miring, atau percikan api pada aset listrik. “Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk melaporkan gangguan atau mendapatkan informasi terkini. Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik demi kenyamanan pelanggan,” tutup Usman.

Pemulihan kilat ini menjadi bukti ketangguhan infrastruktur PLN di tengah bencana alam, membawa kabar gembira bagi ribuan rumah tangga dan usaha di Manado.(*)