MINAHASA SELATAN– PT Elnusa Petrofin, pengelola distribusi BBM Pertamina wilayah Minahasa Selatan, memastikan insiden kecelakaan truk tangki solar di Jalan Trans Sulawesi, Desa Munte, Selasa (14/4/2026), telah terkendali tanpa korban jiwa atau gangguan pasokan BBM.
Pernyataan resmi ini merespons kekhawatiran warga pasca kejadian pukul 11.10 WITA siang tadi, sekitar 86,6 km dari IT Bitung.
Manager Corcom & Relations Elnusa Petrofin, Putiarsa B. Wibowo, menyampaikan permohonan maaf mendalam. “Kami memohon maaf atas peristiwa ini serta turut prihatin atas dampak yang mungkin timbul,” ujarnya dalam rilis resmi.
Ia menegaskan kedua awak mobil tangki (AMT) dalam kondisi sehat, selamat, dan sedang dirawat di rumah sakit terdekat.
Menurutnya, tidak ada korban jiwa, dan stok serta penyaluran BBM ke Minahasa Selatan serta sekitarnya tetap normal.
Sementara tumpahan solar berhasil dilokalisir pukul 13.00 WITA, dengan proses evakuasi truk sedang berlangsung dan diprediksi selesai pukul 20.00 WITA malam ini.
“Perusahaan bertindak kooperatif, berkoordinasi dengan aparat berwenang dan instansi terkait untuk investigasi serta penanganan sesuai prosedur,” tambah Wibowo.
Manager Elnusa Petrofin menekankan keselamatan sebagai prioritas utama operasi. Mereka juga menghimbau masyarakat menjauhi lokasi demi keamanan dan kelancaran evakuasi, menghindari risiko percikan api dari genangan solar yang sebelumnya membanjiri jalan seperti dilaporkan saksi mata.
Kejadian ini sempat memicu kemacetan panjang dan kepanikan warga di turunan licin Jalan Turunan Munte, dengan solar mengalir deras hingga mengganggu lalu lintas.
Polres Minahasa Selatan telah memasang barikade, sementara tim teknis Pertamina Patra Niaga turun tangan. Hingga sore ini, situasi lalu lintas mulai normalisasi, meski jalur alternatif tetap disarankan.
Investigasi lebih lanjut akan ungkap penyebab pasti, kemungkinan slip akibat hujan deras semalam di lereng curam tersebut. Elnusa menjanjikan transparansi penuh untuk mencegah kejadian serupa.(ite)


Tinggalkan Balasan