TOMOHON— Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Kesehatan Kota Tomohon menggelar kegiatan Lomba Duta Stunting Remaja Tingkat Kabupaten/Kota serta Lomba Vlog Edukasi Stunting, yang diikuti oleh para siswa perwakilan dari setiap kelurahan di Kota Tomohon.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.

Menurutnya, stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi dan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, keterlibatan remaja melalui kegiatan edukatif seperti lomba ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Melalui lomba ini, para remaja diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, menyampaikan informasi yang benar terkait pencegahan stunting, serta mengedukasi masyarakat dengan cara yang kreatif dan menarik,” ujar Rumajar.

Peserta lomba terdiri dari siswa-siswi yang telah dipilih dari masing-masing kelurahan di Kota Tomohon. Mereka berkompetisi dalam dua kategori, yakni pemilihan Duta Stunting Remaja yang berfokus pada pengetahuan dan kemampuan komunikasi, serta lomba vlog edukasi yang menampilkan kreativitas dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menekan angka stunting di daerah, sekaligus mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam kampanye hidup sehat.