MELONGUANE– Di beranda timur Indonesia, PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Melonguane menyalakan cahaya harapan bagi warga prasejahtera Desa Pulutan, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud. Melalui program Light Up The Dream (LUTD), puluhan keluarga miskin kini menikmati listrik gratis untuk pertama kalinya, hasil sumbangan sukarela pegawai PLN.

Kegiatan ini digelar oleh seluruh tim ULP Melonguane dan dihadiri Camat Pulutan Azarya Ratu Maatuil, ST, serta pejabat setempat. Program ini menegaskan komitmen negara mewujudkan keadilan energi di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menyebut LUTD lahir dari ketulusan hati pegawai. “Listrik adalah jantung pembangunan. Para pegawai menyisihkan gaji mereka untuk saudara di ujung negeri. Di Pulutan, sinergi dan empati ubah kehidupan,” katanya.

Usman menambahkan, PLN targetkan peningkatan Rasio Elektrifikasi dan Rasio Desa Berlistrik. “Bukan sekadar angka, tapi kualitas hidup melalui energi andal dan terjangkau,” tegasnya.

Manager ULP Melonguane, Adithya Pranata, menekankan makna simbolis sambungan listrik. “Kita tak hanya nyalakan listrik, tapi masa depan. Ini fondasi pendidikan anak dan ekonomi rumah tangga,” ujarnya.
Camat Azarya Ratu Maatuil menyampaikan terima kasih. “Listrik jadi impian panjang warga yang kini nyata di 2026. Ini kepedulian nyata yang sentuh rumah warga,” katanya.

Program ini diharapkan dorong produktivitas, belajar anak malam hari, dan ekonomi lokal. Setiap lampu di Pulutan kini jadi simbol peradaban dan harapan baru bagi Nusantara timur.(*)