TOMOHON – Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Budaya Baca Anak melalui Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar se-Kota Tomohon yang digelar di Anugerah Hall, Senin (21/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Tomohon ini diikuti oleh 27 peserta dari berbagai sekolah dasar di Kota Tomohon. Lomba tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Tomohon dalam menumbuhkan minat baca sekaligus mengembangkan kemampuan literasi anak sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sendy Rumajar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tomohon terus berkomitmen memperkuat budaya literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

“Membaca adalah salah satu keterampilan dasar yang sangat penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter anak. Membaca juga merupakan gerbang peradaban. Negara yang memiliki budaya membaca tinggi umumnya memiliki tingkat kemajuan yang lebih baik. Karena itu, budaya membaca harus terus kita tumbuhkan sejak dini,” ujar Rumajar.

Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, minat baca anak perlu terus dipupuk melalui berbagai kegiatan yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Lomba Bertutur yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan membaca, memahami isi bacaan, kemudian menyampaikan kembali cerita secara komunikatif, kreatif, dan menarik.

“Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun rasa percaya diri, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, serta menanamkan kecintaan terhadap buku dan budaya membaca,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Tomohon, Julius Tumilantouw, S.E., M.E., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat, khususnya di kalangan pelajar sekolah dasar.

Melalui lomba bertutur ini, diharapkan lahir generasi muda Tomohon yang gemar membaca, memiliki kemampuan literasi yang baik, serta mampu melestarikan budaya bercerita sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa. Pemerintah Kota Tomohon juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai investasi dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.