TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon mendampingi kunjungan kerja Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Republik Indonesia, Mr. Adriaan Palm, beserta delegasi dalam rangka meninjau sejumlah lokasi bersejarah, destinasi pendidikan, hingga kawasan pengembangan energi dan industri di Kota Tomohon, Jumat (17/7/2026).
Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H., didampingi Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, bersama Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., diawali dengan penyambutan resmi di Kantor Sekretariat Daerah Kota Tomohon.
Setelah melakukan pertemuan bersama jajaran Pemerintah Kota Tomohon, rombongan diajak mengunjungi sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari sejarah, budaya, pendidikan, dan perkembangan Kota Tomohon. Perjalanan dimulai dari Auditorium Bukit Inspirasi, tempat berlangsungnya dialog bersama mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT).
Selanjutnya, delegasi mengunjungi Gereja Sion Tomohon, salah satu gereja bersejarah yang menjadi simbol perjalanan kekristenan di Kota Tomohon. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke SD Katolik Santa Clara Tomohon, yang dikenal sebagai salah satu sekolah tertua dengan kontribusi besar dalam dunia pendidikan di daerah ini.
Kunjungan juga dilakukan ke Gereja Katolik Hati Kudus Yesus serta Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon, dua institusi yang memiliki nilai sejarah sekaligus berperan penting dalam pelayanan sosial, pendidikan, dan kesehatan bagi masyarakat Tomohon.
Selain meninjau situs-situs bersejarah, Pemerintah Kota Tomohon turut memperkenalkan potensi investasi dan pembangunan berkelanjutan melalui kunjungan ke PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong Lao-Lao Geothermal Park, Cluster 13, sebagai salah satu kawasan energi panas bumi terbesar di Sulawesi Utara. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke PT Gunung Hijau Masarang, yang dikenal sebagai pelopor industri gula aren organik sekaligus pengembangan ekonomi berbasis pelestarian lingkungan.
Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda diplomatik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, keberagaman, potensi pendidikan, serta kekuatan sektor energi dan investasi yang dimiliki Kota Tomohon kepada dunia internasional.
“Melalui kunjungan ini, kami berharap hubungan persahabatan antara Kota Tomohon dan Kerajaan Belanda semakin erat serta membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pariwisata, pertanian, energi terbarukan hingga investasi,” ujar Caroll.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan