MANADO-Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, MARS, MH.Kes., hadir dalam Sidang Senat Terbuka Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado untuk Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027, Kamis (30/8), di Auditorium UNSRAT.

Prof. Starry tidak sendiri; ia datang mendampingi istri tercinta, dr. Inneke Sirowanto, Sp.OG, sekaligus mendukung putranya, dr. Derren David Christan Homenta Rampengan, S.Ked., yang diwisuda pada hari itu.

Dokter Derren lebih dahulu mengikuti prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan, langkah formal yang menandai transisi dari mahasiswa menjadi tenaga medis profesional.

Hadirnya Prof. Starry sebagai orang tua dan pimpinan rumah sakit memberi nuansa hangat pada upacara akademik tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya dukungan keluarga dalam perjalanan pendidikan tinggi.

Usai prosesi, Prof. Starry menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian putra mereka. Ia berharap kelulusan ini menjadi titik awal pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat.

“Sebagai orang tua, tentu kami bersyukur dan bangga. Setelah menyelesaikan pendidikan dan mengikuti sumpah serta pelantikan, saya berharap Derren dapat menjalankan profesinya dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, dan selalu mengutamakan kepentingan serta keselamatan pasien,” ujar Prof. Starry.

Lebih jauh, Prof. Starry menekankan bahwa pendidikan kedokteran tidak berhenti pada gelar akademik. Menurutnya, pembentukan karakter, integritas, dan kepedulian sosial sama pentingnya dengan kompetensi klinis.

“Ilmu harus dibarengi dengan integritas dan hati yang tulus dalam melayani. Seorang dokter harus terus belajar dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Sidang Senat Terbuka UNSRAT ini mencakup wisuda lulusan program doktor, magister, PPDS-1, profesi, dan sarjana. Prosesi wisuda menjadi penanda akhir tahapan pendidikan formal sekaligus awal pengabdian para lulusan di masyarakat.

Kehadiran tokoh akademik dan praktisi kesehatan seperti Prof. Starry menjadi pengingat bahwa dukungan keluarga, mentor, dan institusi memiliki peran penting dalam membentuk tenaga kesehatan yang profesional dan beretika.(*)