TOMOHON – Dalam rangka menyambut pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, Pemerintah Kota Tomohon menggelar Lomba Kebersihan, Keindahan, dan Kerapihan Antarlingkungan yang diikuti seluruh lingkungan di setiap kelurahan se-Kota Tomohon.
Kegiatan ini dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota. Penilaian tingkat kecamatan telah berlangsung pada 27–31 Juli 2026, sementara penilaian tingkat kota dijadwalkan pada 5–6 Agustus 2026.
Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, S.H., melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tomohon, Drs. O.D.S. Mandagi, M.AP., mengatakan bahwa terdapat empat indikator utama dalam penilaian, yaitu kebersihan, keindahan, kerapihan, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.
“Sebanyak 341 lingkungan yang tersebar di lima kecamatan dan 44 kelurahan di Kota Tomohon turut ambil bagian dalam lomba ini. Ini menunjukkan semangat dan komitmen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman,” ujar Mandagi.
Selain indikator utama, tim penilai juga akan memberikan perhatian pada sejumlah aspek khusus, di antaranya pemilahan sampah dari sumbernya, kepatuhan terhadap jadwal pengumpulan sampah, kebersihan lingkungan, tingkat partisipasi masyarakat, inovasi dan kreativitas dalam pengelolaan lingkungan, serta estetika lingkungan.
Pemerintah Kota Tomohon berharap lomba ini tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan menyambut TIFF 2026, tetapi juga mampu membangun budaya hidup bersih yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kegiatan ini. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan harus terus dipelihara, tidak hanya saat lomba berlangsung atau menjelang TIFF, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan lingkungan yang bersih, indah, dan tertata, Kota Tomohon akan semakin nyaman bagi masyarakat serta memberikan kesan positif bagi wisatawan yang datang berkunjung,” tutup Mandagi.


Tinggalkan Balasan