MINUT-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Minahasa Utara untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Acara pelepasan berlangsung di Pendopo Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Selasa (11/8/2026), dan digelar atas nama Bupati Dr. Joune J.E. Ganda yang diwakili Sekretaris Daerah, Ir. Novly Wowiling, M.Si.
Dalam kegiatan yang dihadiri jajaran pemerintahan daerah, pembina dan pelatih Pramuka, pengurus Kwarcab, orang tua peserta, insan pers, serta seluruh peserta, dilaporkan bahwa kontingen Minahasa Utara terdiri dari 36 orang.
Rinciannya: satu pimpinan kontingen putra, satu pimpinan kontingen putri, tiga pembimbing (bindamping), satu ofisial putri, 14 penggalang putra, dan 16 penggalang putri. Laporan pemberangkatan disampaikan oleh Harriet Tahulending, S.Pd., Gr.
Kontingen dijadwalkan berangkat pada Rabu, 12 Agustus 2026 menggunakan penerbangan pagi pukul 06.00 WITA dengan maskapai Batik, dan diperkirakan tiba sekitar pukul 09.00 WIB. Kepulangan direncanakan Sabtu, 22 Agustus 2026, dengan moda transportasi yang kini masih dipersiapkan.
Ketua Kwarcab Minahasa Utara, Kak Deni Kamlong Lolong S.Sos, berhalangan hadir karena tugas. Pesan ketua disampaikan oleh Pimpinan Kontingen Cabang, Kak Ir. Joni Morai, M.A.P. Ia mengajak seluruh pihak bersyukur atas kesempatan berpartisipasi dalam Jamnas, yang menurutnya bukan sekadar perkemahan namun ruang belajar untuk mengembangkan bakat, kreativitas, pengetahuan, keterampilan, dan memperluas persahabatan antarpramuka di tingkat nasional. Para peserta juga diminta mempersiapkan diri dengan semangat belajar, serta menunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pramuka.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara memberikan dukungan berupa bantuan sebesar Rp10 juta untuk keberangkatan kontingen. Meski demikian, panitia melaporkan masih terdapat kebutuhan pembiayaan untuk kepulangan peserta, yang menjadi perhatian bersama mengingat keberangkatan sudah dekat dan tiket berangkat telah disiapkan.
Sekda Wowiling membacakan sambutan Bupati yang antara lain menyampaikan apresiasi kepada peserta, pembina, pelatih, dan pihak yang mempersiapkan kontingen. Bupati juga menyampaikan keprihatinan atas beberapa peserta yang batal berangkat karena persoalan pembiayaan dan meminta maaf atas keterbatasan anggaran daerah.
Ia menekankan pentingnya komunikasi dan perencanaan sejak awal agar kebutuhan kegiatan besar seperti Jamnas dapat masuk dalam perencanaan dan penganggaran daerah pada tahun-tahun mendatang.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan nilai strategis kegiatan kepramukaan dalam membentuk karakter generasi muda: disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.
Ia mengingatkan peserta bahwa keikutsertaan membawa nama keluarga, sekolah, Gerakan Pramuka, dan Kabupaten Minahasa Utara, sehingga diharapkan menjaga sikap serta menunjukkan prestasi dan semangat selama kegiatan berlangsung. Bupati juga meminta pembina dan pendamping untuk memastikan kesehatan dan keselamatan peserta selama Jambore.
Pelepasan ini menjadi momentum bagi Minahasa Utara untuk menampilkan kualitas pembinaan generasi muda melalui Pramuka di tingkat nasional. Dengan durasi kegiatan sekitar 10 hari dan proyeksi cuaca yang relatif panas, peserta diimbau menjaga kondisi fisik dan memanfaatkan pengalaman Jambore sebagai ruang pengembangan kepemimpinan dan kompetensi.(***)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan