MANADO, Liputan15.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah desa.

Kali ini, Polimdo resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Kali melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Selasa (12/8/2026).

Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Auditorium Prof. Tenda, Kampus Politeknik Negeri Manado.

Dalam kerja sama tersebut, Polimdo diwakili Wakil Direktur I, Dr. Diane Tangian, SH, M.Si, sementara Pemerintah Desa Kali diwakili oleh Hukum Tua Altin Pungus, ST.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan pemerintah desa, khususnya dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Melalui kerja sama tersebut, Polimdo akan memberikan pendampingan teknis serta mendorong berbagai inovasi yang berbasis pada kearifan lokal. Selain itu, pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam upaya mengembangkan dan mengelola potensi wisata Desa Kali.

Pengelolaan destinasi wisata yang ramah lingkungan sekaligus mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat diharapkan dapat menjadi salah satu hasil nyata dari kerja sama tersebut.

Kerja sama antara Polimdo dan Desa Kali juga diharapkan tidak hanya memberikan dampak bagi pengembangan potensi wisata lokal, tetapi turut mendukung pembangunan sektor pariwisata secara lebih luas di Sulawesi Utara.

Sinergi ini sekaligus menjadi contoh bagaimana perguruan tinggi vokasi dapat terlibat langsung dalam pembangunan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan berbasis kebutuhan daerah.

Dengan adanya MoU tersebut, Polimdo dan Pemerintah Desa Kali diharapkan dapat membangun berbagai program konkret yang mampu memperkuat potensi desa serta menciptakan pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kerja sama ini juga menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara akademisi dan pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah melalui pengelolaan potensi lokal yang lebih inovatif dan berkelanjutan. (tumulis.com)

(Redaksi)