LIPUTAN15, Sangihe — Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menegaskan bahwa jabatan di lingkungan pemerintahan bukan sekadar posisi, melainkan amanah dan kepercayaan yang harus dibuktikan melalui integritas serta kinerja nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Thungari saat melantik dan mengambil sumpah/janji sejumlah pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati, Senin (5/10/2026).
Dalam sambutannya, Thungari mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi pemerintahan daerah, sekaligus menyesuaikan sejumlah perubahan nomenklatur perangkat daerah dan jabatan di lingkungan Pemkab Sangihe.
Salah satu perubahan nomenklatur tersebut yakni Bappelitbangda yang kini menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Selain itu, pada perangkat daerah yang menangani urusan keuangan juga dilakukan pemisahan dengan dibentuknya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang dipimpin Jupiter Budikase. Untuk sementara, Bapenda akan berkantor di BPU.
Perubahan nomenklatur tersebut kemudian diikuti dengan penyesuaian jabatan, baik di lingkungan Sekretariat Daerah maupun sejumlah perangkat daerah lainnya.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Thungari menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan agar kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan secara bertanggung jawab.
“Mulai hari ini setiap keputusan, setiap kebijakan, dan setiap tindakan saudara harus ditempatkan dalam kerangka kepentingan masyarakat dan kepentingan daerah,” tegasnya.
Menurutnya, ada dua hal utama yang harus menjadi perhatian setiap pejabat, yakni integritas dan kinerja yang terukur.
Thungari menegaskan, dirinya membutuhkan pejabat yang tidak hanya mampu menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi juga memiliki keberanian mengambil keputusan dan menyelesaikan persoalan.
“Saya membutuhkan pejabat yang jujur, berani mengambil keputusan, mampu menyelesaikan persoalan, serta dapat dipercaya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar kewenangan yang melekat pada jabatan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Jangan pernah menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi, kelompok maupun kepentingan lain yang bertentangan dengan aturan. Jabatan merupakan delegasi kewenangan, tetapi kehormatan dari sebuah jabatan hanya dapat dipertahankan melalui integritas,” katanya.
Selain integritas, Thungari meminta para pejabat administrator dan pengawas membangun kinerja yang jelas dan terukur.
Ia menjelaskan, pejabat administrator harus mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan ke dalam program yang dapat dilaksanakan dan memberikan hasil nyata. Sementara pejabat pengawas dituntut memastikan pekerjaan berjalan dengan benar, disiplin, tepat waktu, dan sesuai standar.
“Karena itu, saya meminta saudara-saudara untuk memahami dengan baik target organisasi, indikator kinerja, tugas bawahan serta hasil yang harus dicapai,” ungkapnya.
Thungari juga mengingatkan jajaran pemerintah daerah agar tidak terjebak dalam rutinitas administrasi, sementara manfaat dari pekerjaan yang dilakukan belum dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Jangan sampai kita terlalu sibuk dengan administrasi, tetapi masyarakat tidak merasakan adanya perubahan,” tegasnya.
Menurut Thungari, ukuran kinerja seorang pejabat bukan semata-mata dilihat dari kehadiran di kantor, tetapi dari kemampuan menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang diberikan.
“Saya lebih memilih pejabat yang mungkin tidak selalu berada di kantor, tetapi tugas dan tanggung jawabnya dapat diselesaikan dengan baik, daripada pejabat yang setiap hari hadir di kantor, menerima TPP, tetapi tidak ada pekerjaan yang benar-benar diselesaikan,” tukasnya.
Di akhir sambutannya, Thungari berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sangihe Tendris Bulahari, Pj. Sekretaris Daerah Johanis Pilat, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. (D’ka)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan