MANADO – Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) di Kantor Pusat Bank SulutGo, Manado, Kamis (29/10/2026).

Kehadirannya menjadi bagian dari keterlibatan Pemerintah Kota Tomohon sebagai pemegang saham daerah dalam bank pembangunan daerah tersebut.

Rapat strategis dipimpin Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., selaku Pemegang Saham Pengendali, didampingi Komisaris Utama PT Mega Corpora, Ardhayadi.

Turut hadir Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Johannes Victor Mailangkay, serta para wali kota, bupati, wakil wali kota, dan wakil bupati se-Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Fokus Kepatuhan OJK

Agenda utama RUPS-LB adalah penataan dan penyesuaian susunan pengurus BSG agar sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rapat ini merupakan tindak lanjut atas surat OJK Nomor S-264/KO.163/2026 terkait pengangkatan pengurus dan pemenuhan komposisi pengurus bank.

Pemegang saham juga memutuskan pembatalan pengangkatan Direktur Dana dan Treasury, menyusul hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit and proper test) OJK. Untuk menjaga kesinambungan operasional, Direktur Utama BSG Revino Pepah ditunjuk sebagai pelaksana tugas Direktur Dana dan Treasury hingga ditetapkannya pejabat definitif.

Dua Kandidat Diusulkan

Dalam forum tersebut, pemegang saham menyepakati dua nama calon Direktur Dana dan Treasury, yaitu Rudiyanto Katili dan Iskandar Modjo. Kedua nama akan diusulkan kepada OJK untuk menjalani proses administrasi, wawancara, serta fit and proper test.

RUPS-LB juga menyepakati penyesuaian remunerasi pengurus serta perubahan nomenklatur sejumlah jabatan direksi. Jabatan Direktur Kepatuhan menjadi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Direktur Operasional menjadi Direktur Layanan dan Teknologi, sedangkan Direktur Umum menjadi Direktur Keuangan dan Human Capital.

Kehadiran Tinggi

Kehadiran pemegang saham dalam RUPS-LB mencapai 97,59 persen. Hanya Pemerintah Kota Gorontalo dan Koperasi Karyawan (Kopkar) Bank SulutGo yang tidak terwakili dalam rapat.

Kehadiran Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Rumajar menegaskan posisi Kota Tomohon dalam pengawasan dan pengambilan keputusan strategis Bank SulutGo, khususnya untuk memastikan tata kelola perbankan daerah yang sehat serta mendukung pembangunan ekonomi wilayah.(*)