LIPUTAN15.COM, BOLMUT – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bolaang Mongondow Utara yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda, Hi. Abdul Mutoh Daeng Mulisa menghadiri sekaligus membuka kegiatan Kurasi dan fasilitasi produk UMKM untuk akses pasar ritel modern.

Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Galeri IKM dan UMKM Kawasan Batu Pinagut, Senin, 12 Oktober 2026.

Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan penilaian (kurasi) kelayakan produk UMKM daerah agar dapat dipasarkan pada jaringan ritel modern.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan edukasi dan pendampingan langsung dari praktisi ritel terkait standarisasi produk yang diminati pasar serta membuka akses kemitraan (fasilitasi) antara UMKM lokal dengan manajemen ritel modern.

Diketahui, kegiatan ini diikuti oleh 21 pelaku UMKM secara simbolis yang merupakan hasil binaan Dinas Perdagangan dan Dekranasda Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dari total 1.942 UMKM yang ada, yang nantinya juga akan berpeluang untuk masuk ke jaringan ritel modern.

Proses kurasi dilakukan langsung oleh tenaga profesional dari manajemen ritel modern PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan PT. Indomarco Prismatama (Indomaret).

Pelaksanaan kegiatan kurasi ini melibatkan pemetaan dan partisipasi dari sektor ritel modern serta sektor usaha kuliner. Pada sektor ritel modern meliputi 12 gerai Alfamart, 16 gerai Indomaret dan 1 gerai Citramart. Sementara untuk sektor usaha kuliner kafe terundang sebanyak 4 gerai.

Asisten II menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat berkomitmen untuk mendorong UMKM Bolmut naik kelas dan memiliki daya saing tinggi.

Kegiatan kurasi ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan UMKM dalam hal standarisasi kualitas, kemasan, perizinan, dan kontinuitas produk agar mampu menembus pasar modern yang memiliki standar yang ketat.

Dirinya berharap adanya kolaborasi yang berkelanjutan antara Pemerintah Daerah, Dekranasda, Dinas Perdagangan, dan pihak manajemen ritel modern untuk memberikan pendampingan berkelanjutan, sehingga UMKM yang telah dikurasi tidak berhenti sampai di sini, namun terus dibina sampai benar-benar layak jual di pasar modern.

Nvg