Manado, Liputan15. Com – Pasca bencana banjir yang melanda ibu kota Sulut, kota Manado kini dihadapkan dengan banjir sampah. Kondisi TPA Sumompo sudah tidak mampu lagi menampung sampah akibatnya, kota manado Darurat Sampah.

 

Pemerintah Provinsi pun turun tangan, salah satu solusi yaitu disiapkan yaitu TPA Kulo di Minahasa untuk menampung sampah buangan dari kota Manado.

 

Bupati Minahasa Royke Roring yang dihubungi Jumat (5/2/2020) pagi tadi mengatakan, atas permintaan Gubenur Sulut , seluruh Kabupaten Kota termasuk Minahasa sekiranya dapat mendorong untuk membantu Kota Manado.

 

 

Roring juga menyampaikan saat ini dari Pemkab Minahasa mendukung dan membantu Kota Manado yang saat ini sedang ditimpa banjir.

 

“Dari Pemkab Minahasa kami membantu tenaga dan kendaraan untuk mengangkat sampah yang ada di Kota Manado dan dipindahkan ke Minahasa,” kata Bupati.

 

Lebih lanjut ROR mengatakan, kedepan Jika TPA Regional sudah bisa digunakan, sampah – sampah akan di pindahkan Ke TPA Regional

 

“Saya Pribadi sebagai Bupati Minahasa  sangat mendukung Untuk membantu Kota Manado,” tukasnya.

 

Sementara itu Walikota Manado GS Vicky Lumentut ditemui pagi tadi menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Sulut yang sudah memfasilitasi sehingga Pemkot Manado diijinkan untuk membuang sampah di TPA kabupaten Minahasa.

 

“Terimakasih juga untuk bupati Minahasa yang mengijinkan TPA nya sementara dijadikan tempat pembuangan sampah dari kota Manado,” Ujar GSVL.

 

GSVL menambahkan, mulai hari ini sampah dari kota Manado mulai diarahkan ke Kulo di Minahasa. (Ky)