LIPUTAN15.COM-Kasus pengambilan paksa jenaza Covid-19 terjadi, di Rumah Sakit (RS) Medikal Center Paal Dua, Rabu (28/07/21). Diketahui, jenaza yang dijemput paksa Henny Sengkey, warga Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget.

Dari video beredar terlihat keluarga pasien ngamuk dan membawa paksa jenaza pasien yang meninggal kemudian diletakan parkiran menunggu mobil pick up.

Tapi pihak kepolisian berusaha mencegah keluarga jangan sampai membawa jenaza terkonfirmasi positif. Pihak kepolisian berusaha memberikan penjelasan secara humanis agar mudah dimengerti.

Kapolsek Tikala Iptu Sofyan Ramin mengatakan keluarga pasien tidak terima keluarga mereka meninggal Covid.

“Kami berusaha memberikan edukasi kepada keluarga secara humanis sesuai prosedur yang ada. Tapi keluarga inti pasien langsung menerobos masuk ke rumah sakit dan mengambil paksa dan membawa keluar,” ujarnya.

Dia mengatakan, sempat terjadi ketegangan di luar rumah sakit karena keluarga pasien membawa mayat di mobil pick up.

“Tapi kami berusaha mencegah dan bernegosiasi dengan keluarga, kalau pasien meninggal covid-19. Jadi harus dikuburkan protokol covid untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” pungkasnya.