LIPUTAN15.COM– Investasi nasional bakal makin mengalir deras berkat duet apik PT PLN (Persero) dan Kementerian Investasi/BKPM! Mereka baru aja tanda tangan Adendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) soal penyediaan listrik dan percepatan investasi ketenagalistrikan – langkah cerdas buat bikin proyek bisnis jalan mulus tanpa drama mati lampu.

Deputi BKPM Tirta Nugraha Mursitama bilang ini strategi jitu buat kuatin ekosistem investasi. “BKPM nggak bisa sendirian, butuh kolab sama pemerintah daerah, bisnis, dan akademisi. Adendum ini kasih kemudahan akses listrik andal buat investor, biar proyek cepet terealisasi,” katanya di acara Diplomasi Investasi di Malang, Kamis (16/10/2025).

Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Prianto tambah gas: “PLN siap jadi tulang punggung, pastiin pasokan listrik stabil buat semua bisnis. Adendum ini lanjutan PKS 2024, lengkap dengan Liaison Officer Desk di BKPM – one-stop shop buat info listrik, koordinasi infrastruktur, dan kepastian bisnis!”

Kerennya, kolab ini buka pintu lebar buat investasi energi baru terbarukan (EBT). Sesuai RUPTL 2025–2034, target tambah 69,5 GW kapasitas pembangkit, 76% atau 52,9 GW dari EBT dan storage. “Ini fondasi energi hijau, bikin Indonesia mandiri dan ekonomi tumbuh berkelanjutan. Investor dapat kepastian, proyek bersih jalan kenceng!” tutup Adi optimis.

Dengan sinergi ini, Indonesia siap jadi magnet investasi global – listrik hijau nyalain mimpi besar!