MINUT —Kelompok Tani Gotong Royong Merut sukses menggelar panen raya padi varietas Impari 32 di Desa Tatelu Rondor, Selasa (19/5). Panen dilaksanakan pada lahan seluas sekitar 0,9 hektare dan menjadi bukti nyata peningkatan produktivitas yang didukung pembinaan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Bertha L. Katuuk MAP, menyambut baik capaian tersebut. Ia menilai hasil memuaskan ini bukan sekadar kerja individu, melainkan buah kolaborasi antara petani, penyuluh, dan pemerintah daerah.

“Keberhasilan hari ini merupakan buah dari sinergi yang erat antara para petani, tenaga penyuluh, dan Pemerintah Daerah. Kita bersama-sama berkomitmen membangun sektor pertanian yang tangguh demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Katuuk.

.

Menurut Dinas Pertanian, peningkatan produktivitas dicapai melalui penerapan teknologi budidaya yang tepat, pendampingan intensif dari penyuluh, dan program edukasi berkelanjutan. Langkah-langkah teknis tersebut diyakini mampu menjaga stabilitas pasokan pangan daerah sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga terus menyalurkan stimulus berupa sarana dan prasarana pertanian untuk memperlancar aktivitas produksi dari hulu hingga hilir. Dukungan itu meliputi penyediaan input produksi, akses pendampingan teknis, dan program-program lain yang mempermudah proses bertani di lapangan.

Katuuk menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati untuk mendorong transformasi sektor agraris menjadi lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

“Lewat perpaduan antara kebijakan pemerintah, bimbingan teknis penyuluh, dan etos kerja petani yang tinggi, Kabupaten Minahasa Utara optimis mampu mendongkrak produksi beras nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai daerah lumbung pangan yang mandiri,” tambahnya.

Keberhasilan panen di Tatelu Rondor diharapkan menjadi contoh replikasi untuk kelompok tani lain di daerah, sekaligus memperkuat keyakinan Pemerintah Kabupaten bahwa dukungan berkelanjutan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.(*/Jein)