Tomohon — Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E., mewakili Wali Kota Tomohon membuka secara resmi Kejuaraan Bulutangkis Wali Kota Cup 2026 yang digelar di GOR Spirit Manguni Woloan, Senin (6/7/2026). Turnamen terbuka yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026 ini diharapkan menjadi wadah pembinaan, penguatan mental bertanding, dan pencarian bibit unggul bulutangkis di Kota Tomohon.

Dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Wali Kota menegaskan bahwa bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga kebanggaan Indonesia dengan rentetan prestasi di kancah internasional. Kejuaraan Wali Kota Cup disebut sebagai media strategis untuk meningkatkan kemampuan teknis atlet lokal sekaligus menanamkan sportivitas dan profesionalisme.

“Kejuaraan ini bukan hanya soal skill, tetapi juga tentang membangun mental kompetisi dan regenerasi atlet,” ujar sambutan yang menekankan pentingnya latihan terprogram, disiplin, dan kesinambungan pembinaan.

Wali Kota juga mengaitkan momentum turnamen ini dengan persiapan Tomohon sebagai tuan rumah bersama Kabupaten Minahasa pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara XIII, sehingga kesiapan atlet lokal menjadi prioritas.

Penyelenggara menyerukan kepada seluruh atlet untuk menampilkan sportivitas, kerja keras, dan integritas. Kepada wasit, Wali Kota meminta profesionalisme dan objektivitas agar pertandingan berlangsung adil, tertib, dan aman.

Pemerintah Kota Tomohon menyatakan komitmen mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing.

Acara pembukaan dihadiri pengurus PBSI Provinsi Sulawesi Utara, Venti Lumintang dan Vanda Lontaan, S.Pd.; Ketua PBSI Kota Tomohon Daniel Senduk beserta pengurus; Ketua Panitia Drs. O. D. S. Mandagi, M.A.P.; jajaran pemerintah kota; para atlet, orang tua atlet, dan jajaran wasit.

Panitia dan sponsor mendapat apresiasi khusus atas dukungan terselenggaranya kompetisi.
Turnamen Wali Kota Cup 2026 diharapkan menjadi platform untuk mengukur kemampuan atlet, menambah jam terbang pertandingan, serta memperkuat mental jelang kompetisi tingkat provinsi dan nasional.

Selain kompetisi, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menumbuhkan budaya hidup sehat dan memperkokoh citra Tomohon sebagai kota penyelenggara event olahraga berkualitas.