MANADO — Sebanyak 130 pasangan dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara mengikuti pencatatan perkawinan massal yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Aula Mapalus, Kantor Gubernur, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dan Hari Kependudukan Sedunia 2026 ini dihadiri Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., yang membawa 11 pasangan dari kota itu untuk memperoleh pengakuan hukum atas status perkawinan mereka.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Lomba Inovasi Pelayanan Publik Bidang Administrasi Kependudukan kepada pemerintah kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara. Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak sehingga pencatatan massal terlaksana lancar, serta menegaskan pentingnya peran negara dalam memberikan kepastian hukum bagi keluarga.
“Pencatatan perkawinan tidak hanya memberikan legalitas bagi pasangan suami istri, tetapi juga menjamin kepastian hukum bagi seluruh anggota keluarga melalui dokumen kependudukan yang lengkap,” ujar Gubernur Yulius.
Ia menekankan bahwa kepemilikan dokumen kependudukan menjadi landasan masyarakat mengakses layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Peringatan Hari Kependudukan Sedunia, tambahnya, menjadi pengingat pentingnya pengelolaan data kependudukan yang akurat sebagai basis perencanaan kebijakan pembangunan.
Dari ajang lomba inovasi pelayanan publik, Pemerintah Kota Tomohon meraih prestasi tertinggi. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon dinobatkan sebagai Juara I Kategori Digital berkat inovasi “Tomohon SLOATH (Sistem Layanan Online Adminduk Tomohon Hebat)”. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur dan diterima oleh Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar.
Gubernur Yulius menilai lomba inovasi bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana lahirnya gagasan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, inklusif, transparan, dan berbasis digital.
Ia menginstruksikan seluruh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di provinsi agar memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme, dan memanfaatkan teknologi informasi demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Di akhir acara, Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada 130 pasangan yang telah resmi mencatatkan perkawinan mereka dan berharap keluarga-keluarga baru itu menjadi fondasi bagi lahirnya generasi Sulawesi Utara yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Wakil Wali Kota Tomohon juga menyampaikan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk mendorong inovasi layanan publik yang memberi manfaat nyata bagi warga.


Tinggalkan Balasan