LIPUTAN15.COM — Sebanyak 12 orang jatuh pingsan saat mengikuti open house yang digelar Wakil Presiden Jusuf Kalla di kediamannya, di Jalan Haji Bau, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (17/6). Seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Mereka yang pingsan langsung ditangani oleh petugas kesehatan yang jumlahnya sengaja ditambah pada tahun ini. “Ada dua anak-anak, delapan lansia, dan dua orang remaja pingsan,” kata salah seorang petugas medis yang tak ingin disebutkan namanya.

Pantauan CNNIndonesia.com, open house yang digelar JK dihadiri belasan ribu orang. Antrean pun mengular di sekitar kediaman rumah JK. Mereka berbondong-bondong datang ke sana, bahkan ada yang mengaku dari waktu subuh, demi bersilaturahmi dengan JK.

Salah satunya Daeng Tompo dari Kecamatan Mariso, Kota Makassar, yang mengaku datang bersama istri dan anaknya untuk bisa bersalaman langsung dengan JK. “Sejak jam 05.00 (Wita), saya datang dengan istri dan anak,” sebut Daeng Tompo yang ditemui didepan rumah pribadi JK siang tadi.

Usaha Tompo yang datang sejak subuh ternyata tidak sia-sia, ia berhasil ketemu langsung dengan orang nomor dua di Republik Indonesia ini.

“Tadi ketemu langsung, sudah salaman juga. Kita juga diberi hadiah amplop, isinya Rp100.000 untuk orang dewasa dan Rp50.000 untuk anak-anak,” ujarnya.

Namun ternyata tidak semua warga yang datang bernasib beruntung bisa bersalaman dengan JK seperti Tompo dan keluarga. “Saya tidak dapat apapun, tidak ketemu dengan pak JK. Pas saya mau masuk sudah pagar sudah ditutup,” keluh Rina, salah satu warga yang tak berkesempatan bersalaman dengan JK meski sudah lama mengantre.

Pantauan CNNIndonesia.com, selain masyarakat biasa, sejumlah pejabat juga hadir dalam acara open house Jusuf Kalla.  Penjagaan ketat juga dilakukan aparat keamanan, setiap warga maupun pejabat diperiksa terlebih dahulu sebelum masuk ke rumah pribadi Jusuf Kalla.