“Jaraknya hanya 500 meter dari Desa Kumel. Nama Tekaan  menurut warga artinya jurang,” ucap ketua kelompok pecinta alam ini.”


 

TAK dapat disangsikan lagi, potensi wisata Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sudah dikenal di nusantara dan sampai ke penjuru dunia.

Sebut saja Batu Dinding yang terletak di Desa Kilometer Tiga, Kecamatan Amurang yang dicatat sebagai lokasi panjat tebing yang memiliki tingkat kesulitan nomor tiga di dunia. Selain Batu Dinding, Minsel juga punya Pantai Moinit yang selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal.

Selain kedua destinasi wisata ini, Minsel ternyata juga memiliki air terjun yang eksotis dan lokasinya berada di Desa Kumel, Kecamatan Kumelembuai. Ketua Rukun Maesa Minsel, Vidy Wowor mengutarakan, untuk menempuh air terjun Tekaan hanya perlu jalan kaki sekitar 10 sampai 15 menit dari Desa Kumel.

“Jaraknya hanya 500 meter dari Desa Kumel. Nama Tekaan  menurut warga artinya jurang,” ucap ketua kelompok pecinta alam ini.

Air terjun Tekaan ini ada dua dan lokasinya saling berdekatan.  “Dari air terjun satu ke air terjun lainnya hanya berjarak kira-kira 100 meter,” ujarnya.

Bagi masyarakat atau wisatawan yang mempunyai kegemaran berpetualang, air terjun merupakan pilihan yang tepat dan kesannya sangat eksotis. Air terjun Tekaan terdapat keindahan tebing batu dan banyak kelelawarnya.

“Kalau kami hitung di sini kelelawarnya ada sekitar 300 ekor. Sangat disayangkan bila air terjun ini tidak dijaga dan dipormosikan oleh pemerintah,” kata wowor lagi.

“Masyarakat juga harus merawat, jangan hanya datang dan buang sampah di lokasi ini. Mari kita saling jaga dan melestarikan aset-aset pariwisata di Kabupaten Minsel,” pungkas Wowor.