LIPUTAN15.COM– Pemain Prancis bernomor punggung 10, Kylian Mbappe menjadi pahlawan kemenangan atas Argentina. Berkat dua golnya ke gawang Argentina, membantu Prancis menang 4-2 di Kazan Arena, Sabtu (30/6). Seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Prancis pun melaju ke perempat final dan menanti hasil laga Uruguay versus Portugal.  Di babak pertama, Prancis unggul lebih dahulu lewat penalti Griezmann. Sebelumnya wasit menunjuk titik putih karena Mbappe dilanggar di kotak terlarang. Griezmann dengan tenang mengirimkan bola ke tengah, sementara kiper Franco Armani bergerak ke kanan. Prancis unggul 1-0 di menit ke-13.

Argentina yang lebih sering menguasai bola di babak pertama nyaris tak bisa menciptakan peluang bagus. Serangan mereka berkali-kali dipatahkan sebelum memasuki kotak penalti.

Namun di tengah kebuntuan tersebut, Angel Di Maria sukses membobol gawang Hugo Lloris melalui tendangan jarak jauh.

Menerima umpan di luar kotak penalti, mantan pemain Real Madrid yang tanpa kawalan sama sekali dengan tenang menghujamkan bola dengan kaki kirinya.

Argentina kemudian membuat kejutan di awal-awal babak kedua dengan berbalik unggul.

Berawal dari tendangan bebas Ever Banega di luar kotak penalti, bola dihalau oleh tandukan Paul Pogba tapi dengan cepat disambar Messi. Pemain bernomor punggung 10 itu kemudian sempat menggocek bola di kotak penalti dan kemudian mengirimkan tendangan mendatar.

Dengan posisi membelakangi gawang, Mercado membelokkan arah bola sepakan Messi sehingga Hugo Lloris pun terkecoh.

Gol Argentina membuat Prancis yang di babak pertama lebih sering bertahan mulai berinisiatif menyerang. Pertandingan pun berjalan dengan tensi yang lebih tinggi dan diwarnai tekel-tekel cukup keras.

Di menit ke-56, Argentina nyaris kebobolan dengan cara memalukan setelah bek Federico Fazio melakukan backpass ke kiper Armani, tapi bola justru tidak terjangkau oleh sang kiper.

Giroud yang menyambar dari belakang punya peluang emas untuk meyarangkan bola ke gawang yang kosong, tapi bola berhasil diblok.

Di menit ke-58, giliran Prancis yang menyamakan kedudukan lewat gol dari luar kotak penalti.

Berawal dari gerakan Hernandez di sayap kiri dan kemudian mengirimkan umpan silang yang sebenarnya tidak mengarah ke dalam kotak penalti.

Namun bola jatuh ke arah Benjamin Pavard dan bek kanan Prancis itu kemudian mencetak gol indah. Gol penyama kedudukan sekaligus gol pertamanya untuk Les Bleues.

Mbappe yang bermain sentral dalam nyaris setiap serangan Prancis kemudian mencetak dua gol hanya dalam waktu empat menit.

Pada gol pertama yang terjadi di menit ke-64, Mbappe mengambil bola muntah hasil sepakan Matuidi, menggocek bola beberapa kali dan kemudian mengirimkannya ke gawang Armani.

Empat menit kemudian, Prancis menerobos lini tengah Argentina yang tak berbuat apapun untuk menghentikan laju mereka, dan kemudian bola diumpan pada Giroud yang lalu meneruskannya pada Mbappe.

Dengan tenang Mbappe mengirimkan bola ke pojok kiri gawang dan membuat semua orang lupa bahwa usianya baru 19. Penampilan yang mengagumkan dari sang pemain Paris Saint Germain.

Tertinggal 2-4 membuat Tim Tango meningkatkan intensitas serangan. Namun, seperti halnya di babak pertama, mereka kerap tak punya ide untuk membuat umpan terobosan di sepertiga akhir.

Argentina sempat menciptakan peluang di menit ke-84 ketika Messi menerobos kotak penalti, tapi tendangan kaki kanannya terlalu lemah.

Di menit ke-90, Argentina kemudian membuat kejutan dengan memperkecil ketinggalan lewat kaki Sergio Aguero.

Berawal dari umpan lambung diagonal Messi, Aguero yang berlari dari belakang menyambar bola sukses membobol gawang Lloris.

Namun lima menit tersisa, yang juga diwarnai kericuhan antar pemain, tak cukup bagi Argentina untuk menyamakan kedudukan. Skor 4-3 untuk kemenangan Prancis pun bertahan hingga wasit membunyikan peluit panjang.