Liputan15.com-Fence Rimimomor (57), warga Desa Kakenturan Barat, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, meninggal dunia di Perkebunan Irian.
Korban awalnya pergi ke perkebunan itu Irian, Desa Kakenturan, bersama tiga orang temannya yaitu Youdi Kasenda, Tommi Kembuan dan Rusli Mumek yang juga warga Desa Kakenturan Barat.
Tiba di kebun, korban  langsung melakukan pekerjaan membersihkan rumput. Kapolsek Modoinding Iptu Tomi Oroh Selasa (29/10/2019) mengatakan saat melakukan penggalian batu menggunakan besi linggis, korban mengeluhkan sakit.
“Oleh teman-temannya disarankan korban untuk istirahat,” ujar dia.
Lanjutnya peristiwa yang terjadi Senin (28/18/2019) ini, korban tiba-tiba pingsan saat sedang beristirahat. Melihat itu teman-temannya langsung mengambil air, memercikan ke wajah korban.
“Korban sempat sadarkan diri, beberapa saat kemudian korban mengalami kejang-kejang dan kondisinya drop. Teman-temanya sempat melakukan pertolongan memberikan napas buatan dengan memompa dada korban,” ujar Kapolsek Modoinding.
Karena sudah tidak ada respon, teman-teman korban langsung menghubungi pihak keluarga dan masyarakat desa setempat. Korban saat itu telah meninggal dunia.
“Informasi ini langsung kami tindak lanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengumpulkan bahan keterangan serta proses evakuasi terhadap jenazah korban,” ujar Kapolsek.
Dari keterangan anaknya, diketahui korban mempunyai riwayat penyakit jantung koroner.
Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban dan pihak keluarga sudah menyatakan penolakan untuk dilakukan proses otopsi.