“Camat dan Lurah misalnya, TPP naik berkisar 50 persen. Saya berharap untuk digunakan sebaik – baiknya,” harap Andrei Angouw
“Saya mau sampaikan bahwa TPP sudah akan cair, rapel semua,” sambung Walikota Andrei Angouw yang diikuti tepuk tangan oleh seluruh peserta apel.
Pada kesempatan tersebut, Walikota menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penerimaan TPP.
Tetapi dijelaskannya, keterlambatan tersebut dikarenakan ada perubahan baru yang dilakukan oleh Kementrian Dalam Negari RI.
“Memang ada keterlambatan karena kita menunggu persetujuan dari Kemendagri, uangnya sudah ada dan siap, tapi kita menunggu dari Kemendagri dan ada sekitar 500an kabupaten kota dan 34 provinsi yang diproses di Kemendagri,” beber Andrei Angouw.
Selain itu, Walikota Andrei Angouw memaparkan bahwa ada perubahan – perubahan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan dan aturan baru yang diberlakukan.


Tinggalkan Balasan