Sangihe, Liputan15.com – Minat masyarakat dalam program vaksinasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai mengalami penurunan. Ini terlihat dari jumlah masyarakat yang datang di tiap-tiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), maupun klinik yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe ketika di temui membenarkan penurunan partisipasi masyarakat dalam menginyti vaksinasi dijelaskannya kemungkinan penurunan partisipasi masyarakat dikarenakan sudah tidak adanya faktor pendorong.
“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana jumlah penyebaran maupun kasus kematian akibat COVID-19 yang tinggi serta adanya pembatasan kegiatan masyarakat membuat masyarakat berbondong-bondong datang untuk melakukan vaksinasi,” jelasnya.
Pasandaran menekankan meski sudah tidak ada kasus, penanganan penyebaran virus Covid-19 terus dilakukan baik dengan membuka pos pelayanan vaksinasi serta melakukan screening terhadap setiap pasien rawat inap yang ada di Puskesmas dan Rumah Sakit.
“Untuk Puskesmas dan Rumah Sakit tetap di screening paling tidak dilakukan repid antigen sehingga setiap berarti sudah tidak ada kasus fasilitas kesehatan duduk diam. Tetap melakukan melakukan screening dan tetap membuka pos pelayanan vaksinasi,” ungkapnya.
Pasandaran menghimbau masyarakat agar tetap mau di vaksin karena smpai saat ini pemerintah pusat belum mencabut status pandemi Covid-19.
“Covid-19 belum selesai maka dari itu untuk masyarakat yang belum vaksinasi maupun yang baru melakukan vaksinasi tahap I dan II untuk tetap melakukan vaksinasi,” himbaunya.

Tinggalkan Balasan