LIPUTAN15.COM,MANADO–Penimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi pertalite dan solar di Provinsi Sulut kena prank.

Pasalnya, harga BBM Subsidi tidak mengalami kenaikan seperti rencana pemerintah 1 September, melainkan mengalami penurunan.

Pantauan di Manado, Rabu (31/08/2022), antrean panjang mobil dan motor terjadi sejak pukul 15.00 Wita.

Bahkan ada SPBU yang sudah kehabisan bahan bakar sejak pukul 15.00 Wita. Padahal sebelum adanya kenaikan BBM subsidi tidak pernah kehabisan.

Tapi rencana kenaikan itu tidak terjadi, PT Pertamina (Persero) mala menurunkan harga BBM Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai 1 September 2022.

Harga BBM nonsubsidi itu turun berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020.

“Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM umum,” tulis situs Pertamina, dilansir Rabu (31/8).

Di wilayah DKI, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, harga Pertamax Turbo dibanderol turun Rp2.000 per liter, yaitu dari Rp17.900 menjadi Rp15.900.

Sementara, harga Dexlite turun Rp700 per liter menjadi Rp17.100, dan harga Pertamina Dex turun Rp1.500 per liter menjadi Rp17.400.

Kendati harga Pertamax Turbo dan Dexlite turun, namun harga BBM jenis lainnya, termasuk BBM bersubsidi tetap sama. Berikut daftar lengkapnya.

Pertalite (Ron 90) : Rp7.650
Pertamax (Ron 92): Rp12.500
Pertamax (Ron 98) Rp15.900
Solar/Biodiesel (subsidi) : Rp5.150
Dexlite (CN 51): Rp17.100
Pertamina Dex (CN 53) : Rp17.400

Baca artikel CNN Indonesia “Update Harga BBM 1 September, Pertamax Turbo Cs Turun” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220901063240-85-841700/update-harga-bbm-1-september-pertamax-turbo-cs-turun.