BOLMONG—Ketua DPD KNPI Bolmong Feramitha Tiffani Mokodompit, hadir sebagai narasumber dalam seminar yang diadakan oleh PK KNPI kecamatan Poigar, di Desa Poigar II, Jumat (9/6)menjela “Diharapkan agar kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi PK KNPI di wilayah lain, terutama dalam mengadopsi perkembangan teknologi yang ada saat ini,” ujarnya.
Dalam materinya, Feramitha menjelaskan tentang perkembangan era 1.0 hingga era 4.0, serta pentingnya memahami peran pemuda, perempuan, dan pendidikan dalam era 5.0 yang akan datang. “Pengembangan teknologi di era 5.0 harus diimbangi dengan hubungan yang seimbang antara manusia dan teknologi,” jelas Mitha sapaan akrabnya.
Feramitha menyoroti fakta bahwa teknologi adalah hasil ciptaan manusia, sehingga manusialah yang memiliki kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan teknologi itu sendiri. Dia memberikan contoh negara-negara maju seperti Jepang dan China yang telah mengadopsi mobil listrik sebagai alat transportasi. “Jika kita tidak mengikuti perkembangan teknologi, kita berisiko tertinggal dan menjadi penonton di negeri sendiri,” terang Mitha.
Ketua PK KNPI Poigar Gefin Mokodompit, mengucapkan terima kasih kepada Feramitha Tiffani Mokodompit atas kehadirannya sebagai narasumber dalam seminar ini. Dia juga mengapresiasi semua pihak yang telah membantu kelancaran acara seminar tersebut, termasuk Camat Poigar, Alfina Sumenda, serta Kepala Sekolah Poigar, Mardin Manangin, dan Forkopimcam.
Gefin mengungkapkan kegembiraannya atas kelancaran acara seminar ini dan mengucapkan terima kasih kepada Feramitha Tiffani Mokodompit yang telah memberikan materi yang sangat berharga. Dia juga berterima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung acara ini, termasuk pengurus kecamatan dan seluruh peserta yang hadir. “Acara seminar ini akan menjadi awal yang baik dalam membangkitkan semangat partisipasi pemuda, khususnya di kecamatan Poigar. Dia mengajak seluruh peserta untuk mengimplementasikan pemahaman dan wawasan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya. (toms)


Tinggalkan Balasan