LIPUTAN15.COM-Perjalanan politik Syerly Adelyn Sompotan (SAS) kembali menjadi sorotan di Tomohon. Anggota DPRD Kota Tomohon terpilih dari Partai Golkar, Feybie Vonie Simbar, menegaskan bahwa SAS masih merupakan anggota partai berlambang pohon beringin tersebut, meski perjalanan politiknya penuh liku dan kontroversi.

SAS, yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tomohon, sempat membuat langkah mengejutkan pada tahun 2020 dengan meninggalkan Partai Golkar.

Saat itu, ia memberikan dukungan kepada PDI Perjuangan (PDI-P) di Sulawesi Utara dan Kota Tomohon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Dukungan SAS pada pasangan Caroll Senduk dan Wenny Lumentut di Pilkada 2020 sempat menjadi buah bibir di kalangan politisi dan masyarakat.

Namun, di Pemilihan Legislatif (Pilcaleg) 2024, SAS kembali ke pangkuan Partai Golkar dengan mencalonkan diri sebagai calon legislatif. Sayangnya, usahanya untuk mendapatkan kursi di legislatif tidak membuahkan hasil.

Spekulasi kembali muncul dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon 2024, ketika isu beredar bahwa SAS justru mendukung pasangan calon independen, bukannya kandidat dari Partai Golkar. Hal ini memicu berbagai pertanyaan mengenai loyalitasnya terhadap partai.

Ketua Golkar kota tomhon miky Wenur , ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, menyatakan dengan tegas bahwa SAS masih menjadi anggota Partai Golkar. Namun hingga berita ini diturunkan, upaya media untuk mendapatkan konfirmasi langsung dari SAS belum membuahkan hasil. Pesan singkat melalui Facebook dan panggilan telepon whatsap yang dikirimkan kepada SAS belum mendapatkan respon.

Perjalanan politik SAS yang bak sinetron ini tentu saja memicu berbagai spekulasi di kalangan masyarkat